Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan produsen es krim Aice Group melakukan pembagian lima juta masker medis ke masyarakat DKI dan puluhan kota lainnya di Indonesia. Penguatan masker medis di kelompok masyarakat yang rentan tertular Covid-19 diyakini akan membantu Kampanye 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) dan sangat berdampak positif bagi masyarakat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan bahwa gerakan pentahelix yang mengombinasikan kebijakan pemerintah dengan keterlibatan lima kelompok pemangku kepentingan utama di masyarakat ini menyasar berbagai kelompok masyarakat bawah yang berkategori rentan penularan Covid-19.

Mereka antara lain, petugas penggali kubur atau pemakaman khusus Covid-19, petugas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pedagang pasar dan warung, hingga kalangan pelajar di pesantren dan sekolah umum.

"Peningkatan yang gradual dari angka penularan Covid di masyarakat sudah menjadi concern berbagai kalangan, terutama di masyarakat menengah ke bawah. Pengabaian atas penguatan masker dan edukasi soal menjaga jarak dan kebersihan di masyarakat yang rentan terdampak dapat membawa malapetaka bagi bangsa kita," jelas pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini.

Ia menilai, kampanye yang dilakukan dalam melawan virus jahat ini harus berawal dari kolaborasi pentahelix yang solid dan disertai dengan kegiatan edukasi oleh para aktivis dan tokoh masyarakat di berbagai daerah secara persisten.

Menurutnya, aspek psikologis dan aktivitas yang riil mendekati masyarakat dalam aktivitas pencegahan sama pentingnya dengan elemen kurasi medis yang dijalankan pemerintah dalam menangani pandemi ini.

Untuk wilayah yang menjadi sasaran kampanye lima juta masker ini antara lain DKI Jakarta dan sekitarnya, Bogor, Cirebon, Bandung, Rembang, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Yogyakarta, dan Ambon yang masuk dalam aktivitas kampanye di tahun ini.

Lalu pada 2021 akan dilanjutkan dengan Palembang, Medan, Batam, Malang, Kudus, Denpasar, Manado, Banjarmasin, Madiun, dan Makassar. Ia pun meyakini bahwa pilihan 20 kota yang disambangi sangatlah tepat.

"Pertimbangan kepadatan penduduk, aktivitas ekonomi dan perdagangan informal yang tinggi, kegiatan pendidikan, hingga fokus pada petugas yang menjadi garda terdepan pengurusan sampah dan penggali kubur menjadi langkah riil dalam mengurangi perburukan pandemi di tingkat masyarakat atau akar rumput," tambahnya.

Juru Bicara Aice Group, Sylvana, menyatakan bahwa gerakan ini akan memulai donasi masker dan distribusi vitamin dari kalangan masyarakat yang selama ini paling sulit mendapatkan masker medis yang layak dalam mencegah penularan Covid-19.

"Bersama dengan kawan-kawan Banser, kami ingin menjangkau lapisan masyarakat terbawah. Para petugas penanganan sampah, cleaning service, penggali kubur, dan pedagang menjadi perhatian kami untuk menerima sumbangan masker di DKI," jelas Sylvana.

Aksi kedua belah pihak ini pun mendapat sambutan positif dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Anies diharapkan memperkuat kampanye 3-M di masyarakat luas.

Berita Terkait