Surabaya tidak biasa terjadi pada pagi hari ini disekitar wilayah Suramadu, Tambak Wedi. Terdapat berbagai ormas dan komunitas yang sedang berkumpul dalam rangka Aksi Solidaritas Bakti Alam Bersih-Bersih Pantai Suramadu dalam rangka memperingati Hari Air se-dunia pada Ahad (4/4/2021).

 

 

Aksi yang diinisiasi oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kenjeran ini ternyata mendapat respon yang luar biasa oleh berbagai elemen masyarakat. 

 

Dalam kegiatan ini terdapat beberapa ormas dan komunitas yang turut hadir seperti Pimpinan Anak Cabang Fatayat Kecamatan Kenjeran, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Kecamatan Kenjeran, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ Kecamatan Kenjeran, Pencak Silat Pagar Nusa Kecamatan Kenjeran, Komunitas Wong Edan, Karang Taruna Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kecamatan Kenjeran, Syekhermania Surabaya Utara, Majlis Ta’lim & Sholawat Ashabul Kahfi.

 

 

“Hari ini memang melelahkan bagi kita semua, namun semua itu tidak ada apa-apanya dibandingkan apabila kita akan bergotong royong karena terjadinya bencana alam diwilayah Kenjeran yang disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Jadi kami dari Ansor memiliki ide untuk melakukan aksi solidaritas ini dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat Kenjeran untuk bersama sama menjaga alam tempat kita tinggal.” Kata Fahmi selaku ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kenjeran.

 

“Alhamdulillah, kita bersyukur bahwa kegiatan ini di respon positif oleh berbagai kalangan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Kenjeran memiliki kepedulian atas bumi tempat tinggal kita bersama. Dan yang lebih membahagiakan lagi, dalam prakteknya tadi kita tau walaupun kegiatan ini diikuti oleh berbagai kelompok, ormas, dan komunitas hingga individual yang secara spontan turut bergotong royong namun semua itu terjadi dengan penuh harmonis antar satu dengan yang lainnya. Sikap bahu-membahu dan tenggang rasa yang terjadi antar anak bangsa ini diharapkan dapat menular kepada masyarakat Indonesia secara luas,” lanjutnya.

 

Fahmi juga berharap agar keharmonisan ini tidak berhenti di hari ini saja, melainkan dapat berkelanjutan dengan moment dan event yang lainnya terlebih sebagai para pemuda penggerak roda kehidupan harusnya mampu menciptakan komunikasi yang baik antar sesama anak bangsa.

 

“Dalam hal sosial dan kemanusiaan, kita memang perlu saling bergandeng tangan demi terciptanya kondusifitas dan mendongkrak kreatifitas pemuda sebagai kader penerus bangsa," katanya. 

 

Oleh karena itu, yang terpenting saat ini kita berusaha menjaga bumi ini, kita sebagai manusia juga dapat sehat dan terbebas dari virus corona ini. 

 

"Maka kami sebagai panitia penyelenggara tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada seluruh relawan yang hadir untuk memakai masker. Kami juga menyediakan masker bagi para relawan yang lupa membawa masker, hal tersebut adalah bagian kepedulian kami untuk melindungi para relawan yang hadir,” tutupnya. (fh)

Berita Terkait