Surabaya – Kolaborasi lintas pihak menjadi fondasi penting dalam menggerakkan pembangunan Kota Surabaya. Pemerintah kota pun terus merangkul berbagai elemen masyarakat, termasuk Gerakan Pemuda (GP) Ansor, sebagai mitra strategis.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Fikser, menuturkan bahwa GP Ansor memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter dan kepedulian generasi muda. Menurutnya, fokus pemerintah terhadap program kepemudaan dan pendidikan sejalan dengan semangat kader Ansor yang aktif di masyarakat.

“Kami percaya GP Ansor dapat menjadi mitra strategis pemkot Surabaya,” ujar Fikser dalam sambutan mewakili Wali Kota, Rabu (12/11/2025).
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk GP Ansor, untuk terus menjaga keamanan, keteduhan sosial, serta semangat toleransi di Kota Pahlawan. Gotong royong, kata Fikser, menjadi ruh yang harus dirawat.
“Mari menjaga harmoni dan memperkuat rasa toleransi dan menebar kebaikan kepada sesama,” tutur Fikser.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Surabaya, Achnaf Al Ashbahani, menegaskan bahwa kekuatan Ansor dan Banser lahir dari kebersamaan seluruh kader, bukan dari satu tokoh saja. Ia juga menyampaikan bahwa hubungan baik Ansor dengan Wali Kota Surabaya telah terjalin bahkan sejak sebelum menjabat.
“Inaugurasi ini bisa berjalan bukan karena saya sebagai ketua, tapi karena semua elemen Ansor dan Banser bergerak seirama. Kota Surabaya adalah tempat lahirnya Nahdlatul Ulama, jadi kita tidak boleh diam jika kota ini diganggu provokasi,” ujar Achnaf.
Dia juga menyinggung pentingnya menjaga semangat pengabdian di tengah berbagai ujian bangsa. Mulai dari provokasi terhadap pesantren hingga upaya memecah belah masyarakat.
“Siapa pun yang menggoreng-goreng Ansor-Banser Surabaya, kita lahap habis. Mumpung masih hangat,” kata Achnaf disambut tepuk tangan hadirin.









