Surabaya – Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Surabaya mengawali realisasi program Rumah Sahabat Ansor-Banser melalui rapat koordinasi bertajuk Banser Membangun. Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, di kantor PCNU Surabaya, dan diikuti sekitar 30 peserta dari unsur Banser.
Rapat ini menjadi forum awal untuk menyamakan langkah terkait kesiapan lapangan, pembagian peran antaranggota, serta penentuan waktu pelaksanaan pembangunan tahap pertama yang dijadwalkan mulai Selasa, 16 Desember 2025. Program Rumah Sahabat Ansor-Banser dihadirkan sebagai bentuk kepedulian nyata Banser terhadap kader dan sahabat yang membutuhkan tempat tinggal layak.

Pada tahap awal, pembangunan rumah akan diberikan kepada lima penerima manfaat, yakni:
• Dwi Hendra dari Kecamatan Bubutan,
• Ndan Londo dari Kecamatan Gubeng,
• Arif dari Kecamatan Krembangan,
• Iron dari Kecamatan Kenjeran,
• Rudi dari Kecamatan Mulyorejo.
Kasatkorcab Banser Kota Surabaya, Gus Asyqun, dalam arahannya menekankan bahwa program Banser Membangun memiliki makna lebih luas daripada sekadar mendirikan bangunan fisik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas di tubuh Ansor-Banser.
“Banser hadir bukan hanya dalam pengamanan dan pengabdian, tetapi juga menjawab kebutuhan sosial para sahabat. Rumah Sahabat ini adalah simbol kebersamaan dan kekuatan solidaritas,” ujarnya.
Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh jajaran Banser Surabaya dapat bergerak secara serempak dan solid sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi para sahabat penerima.
Program Banser Membangun sekaligus menegaskan komitmen Banser Surabaya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengabdi kepada organisasi, umat, dan lingkungan sekitar, selaras dengan nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.









