Pelantikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kota Surabaya, Achnaf Al Ashbahani, beserta jajaran pengurus masa khidmat 2025–2029 berlangsung khidmat di Balai Kota Surabaya pada Rabu malam (12/11/2025). Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan baru Ansor Surabaya untuk memperkuat komitmen pengabdian dan menjaga marwah kota sekaligus Nahdlatul Ulama.
Dalam sambutannya, Achnaf menyinggung dinamika nasional yang belakangan mengguncang berbagai daerah, termasuk Surabaya. Ia menyebut rangkaian peristiwa demonstrasi hingga provokasi terhadap pesantren sebagai ujian serius bagi persatuan bangsa.

“Mulai dari peristiwa demo yang kemudian merusak beberapa fasilitas negara. Kemudian kita kemarin dicoba dengan segala macam provokasi yang merendahkan pesantren, dimana pesantren itu notabene dari NU,” katanya.
Baginya, tindakan-tindakan tersebut ibarat bibit perpecahan yang harus segera ditekan. Ia menegaskan bahwa Ansor memiliki ketangguhan moral dan sejarah panjang perjuangan untuk menghadapi segala bentuk provokasi.
Dengan nada penuh semangat, Achnaf kembali meneguhkan posisi Ansor Surabaya dalam menghadapi berbagai fitnah dan upaya adu domba.
“Kalau langkah tulus kita ini untuk mengabdi kepada NU, bangsa dan negara, kemudian mendapat fitnah, cacian, digoreng-goreng oleh siap pun, kita sampaikan: Siapa pun yang menggoreng-goreng Ansor-Banser Surabaya, kita lahap habis mumpung masih hangat. Sepakat sahabat-sahabat?” katanya berapi-api.
Achnaf memastikan bahwa Ansor Surabaya tidak akan tinggal diam bila ada pihak yang mencoba mengusik harmoni di Kota Pahlawan. Ia mengingatkan bahwa Surabaya memiliki nilai sejarah mendalam bagi NU dan Ansor.
“Surabaya adalah kota kelahiran NU, kota dimana Ansor pernah punya kantor, maka kita tidak akan bisa membiarkan kota ini dirusak begitu saja,” ujarnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, khususnya kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang perhatiannya dinilai luar biasa untuk Ansor Surabaya.









