Surabaya – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Surabaya menandatangani Nota Kesepakatan atau Memorandum of Agreement (MoA) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya pada Selasa (27/10/2026), bertempat di Kantor BAZNAS Kota Surabaya.
Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi kedua lembaga, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi kader melalui program pengembangan usaha produktif. Kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta mendorong kesejahteraan kader GP Ansor Kota Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan sebanyak empat unit rombong usaha BUMAZ Chicken kepada kader GP Ansor Kota Surabaya. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendorong tumbuhnya usaha kuliner yang dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi para penerima manfaat.
Penyaluran rombong dilakukan secara bertahap. Setelah empat unit diserahkan pada tahap awal, bantuan berikutnya akan disalurkan sesuai dengan tahapan pelaksanaan program yang telah direncanakan.
Program BUMAZ Chicken merupakan salah satu bentuk pengembangan usaha di bidang kuliner yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung. Melalui fasilitas usaha tersebut, para kader penerima bantuan diharapkan mampu mengembangkan usaha secara serius, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun bisnis yang berkelanjutan.
![]()
Pemberdayaan Ekonomi Kader Harus Berdampak Nyata
Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya, Achnaf Al Ashbahani, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Surabaya atas dukungan dan kolaborasi dalam program pemberdayaan ekonomi kader.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mendorong kader Ansor agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi serta kemampuan mengembangkan usaha produktif.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi PC GP Ansor Kota Surabaya dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi kader. Kami berharap bantuan rombong BUMAZ Chicken ini tidak berhenti pada penyerahan fasilitas usaha, tetapi benar-benar menjadi awal tumbuhnya usaha yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Achnaf.
Ia menambahkan, PC GP Ansor Kota Surabaya berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap usaha yang dijalankan oleh para penerima bantuan. Pendampingan tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan hasil yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan kader.
Achnaf juga berharap sinergi dengan BAZNAS Kota Surabaya dapat terus diperluas sehingga semakin banyak kader yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surabaya, H. Moch. Hamzah, menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui program bantuan usaha produktif, zakat diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas. Penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga memiliki peluang untuk mengembangkan usaha, memperoleh penghasilan, dan meningkatkan kesejahteraan secara bertahap.
“Program pemberdayaan ekonomi seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para penerima manfaat untuk tumbuh lebih mandiri. Bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh agar dapat berkembang menjadi usaha yang produktif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar H. Moch. Hamzah.
Ia berharap kerja sama antara BAZNAS Kota Surabaya dan PC GP Ansor Kota Surabaya dapat berjalan secara berkesinambungan, dengan pengelolaan program yang baik serta pemantauan terhadap perkembangan usaha para penerima manfaat.
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat dalam mengelola usaha, mempertahankan keberlangsungan bisnis, dan meningkatkan pendapatan.
Penandatanganan Nota Kesepakatan antara PC GP Ansor Kota Surabaya dan BAZNAS Kota Surabaya diharapkan menjadi fondasi bagi pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Penyaluran empat rombong BUMAZ Chicken pada tahap awal menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada kader. Sementara itu, penyaluran bantuan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan rencana program.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan unit-unit usaha baru, tetapi juga membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu memperkuat ekonomi kader dan masyarakat di sekitarnya.
Melalui sinergi antara organisasi kepemudaan dan lembaga pengelola zakat, pemberdayaan ekonomi diharapkan dapat menjadi instrumen untuk memperluas kesempatan berusaha, meningkatkan kemandirian, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.









